Travel Stories

  • 09 Oct 2026

Itinerary China 10 Hari Beijing–Xi'an–Shanghai: Panduan Lengkap untuk Traveler Indonesia

China adalah destinasi yang terus naik daun di kalangan traveler Indonesia. Kereta cepatnya efisien, kotanya modern, dan situs sejarahnya luar biasa. Namun China juga punya "aturan main" sendiri: pembayaran serba digital dan internet yang dibatasi. Itinerary ini menjawab keduanya.

 

Persiapan Wajib Sebelum ke China

1. Visa. Untuk wisata biasa, WNI umumnya perlu visa China. Alternatifnya, sejak 12 Juni 2025 Indonesia termasuk negara yang berhak atas bebas visa transit 240 jam (10 hari), dengan syarat punya tiket lanjutan ke negara atau wilayah ketiga (misalnya Jakarta–Beijing, lalu Shanghai–Seoul) dan tetap di wilayah yang diizinkan. Cek detail syarat di situs Kedutaan Besar China di Indonesia sebelum memesan tiket.

2. Pembayaran digital. Hampir semua transaksi di China memakai Alipay atau WeChat Pay. Keduanya kini bisa dihubungkan ke kartu kredit/debit Visa atau Mastercard internasional. Setel dan verifikasi di Indonesia sebelum berangkat, dan tetap bawa sedikit uang tunai yuan.

3. Internet. Google, WhatsApp, Instagram, dan YouTube diblokir di jaringan lokal China. Solusinya dibahas lengkap di artikel internet di China.

4. Aplikasi. Unduh Amap (Gaode) atau Baidu Maps untuk navigasi, Trip.com untuk tiket kereta dan hotel, serta DiDi untuk taksi online.

 

Ringkasan Rute

HariKotaFokus
1–4BeijingForbidden City, Tembok Besar, Temple of Heaven
5–6Xi'anTerracotta Army, tembok kota, Muslim Quarter
7–10ShanghaiThe Bund, Yu Garden, Zhujiajiao

 

Hari 1–4: Beijing

Hari 1: Tiba, check-in, sore ke Wangfujing dan hutong di sekitar Nanluoguxiang.

Hari 2: Tiananmen Square dan Forbidden City (wajib pesan tiket online beberapa hari sebelumnya dengan paspor), lalu Jingshan Park untuk panorama istana dari atas.

Hari 3: Tembok Besar di Mutianyu. Bagian ini lebih sepi dari Badaling dan punya kereta gantung serta toboggan untuk turun.

Hari 4: Temple of Heaven pagi hari, Summer Palace siang, dan bebek peking untuk makan malam.

 

Hari 5–6: Xi'an

Naik kereta cepat dari Beijing West ke Xi'an North (sekitar 4,5–5,5 jam).

Hari 5: Terracotta Army di pinggiran kota. Sewa pemandu atau audio guide agar kunjungan lebih bermakna.

Hari 6: Bersepeda di atas tembok kota Xi'an, lalu kuliner halal di Muslim Quarter: roujiamo, biangbiang noodles, dan yangrou paomo. Ini kawasan yang sangat ramah bagi traveler Muslim.

 

Hari 7–10: Shanghai

Dari Xi'an ke Shanghai bisa naik kereta cepat (sekitar 6 jam) atau pesawat domestik (sekitar 2,5 jam).

Hari 7: Tiba, malam ke The Bund untuk melihat skyline Pudong.

Hari 8: Yu Garden, Old City, dan Nanjing Road.

Hari 9: Day trip ke kota air Zhujiajiao, sore ke kawasan French Concession.

Hari 10: Naik ke observatorium Shanghai Tower, lalu ke bandara Pudong. Jika memakai fasilitas transit 240 jam, pastikan penerbangan keluar menuju negara ketiga.

 

Tips Traveler Muslim di China

Cari restoran berlabel 清真 (qingzhen) yang berarti halal. Restoran mi Lanzhou ada di hampir setiap kota. Masjid Niujie di Beijing dan Masjid Agung Xi'an layak dikunjungi.

 

Estimasi Biaya (di luar tiket pesawat internasional)

PosPerkiraan per orang
Hotel bintang 3 (9 malam)¥3.000–¥5.500
Kereta cepat Beijing–Xi'an–Shanghai¥1.000–¥1.300
Tiket atraksi¥600–¥900
Makan¥100–¥200/hari

*Harga dalam yuan (CNY) dan dapat berubah.

 

Internet di China

Untuk itinerary yang bergantung pada peta, tiket digital, dan pembayaran online, koneksi data wajib stabil. eSIM China EZYM memakai jaringan China Unicom 5G, dengan paket mulai sekitar Rp46 ribu dan pilihan unlimited.

 

FAQ

Apakah WNI bisa masuk China tanpa visa?
Untuk wisata biasa umumnya tetap perlu visa. Pengecualiannya adalah bebas visa transit 240 jam dengan tiket lanjutan ke negara ketiga. Aturan bisa berubah, jadi selalu cek sumber resmi.

Apakah China aman untuk traveler Muslim?
Aman, dan makanan halal cukup mudah ditemukan di kota besar, terutama di Xi'an.

Bagaimana cara bayar di China tanpa rekening lokal?
Hubungkan kartu Visa atau Mastercard ke Alipay atau WeChat Pay sebelum berangkat.

 

Jangan sampai terputus di negeri tirai bambu. Siapkan eSIM China dari EZYM sebelum berangkat.