Travel Stories

  • 07 Oct 2026

Itinerary Jepang 7 Hari Tokyo–Kyoto–Osaka untuk Pemula

Tokyo–Kyoto–Osaka dikenal sebagai "Golden Route", rute paling populer untuk kunjungan pertama ke Jepang. Dalam 7 hari, Anda bisa merasakan kota futuristik, kuil bersejarah, dan kuliner jalanan terbaik Jepang.

 

Persiapan Sebelum Berangkat

  • Visa: Pemegang e-paspor Indonesia bisa memakai fasilitas bebas visa (visa waiver) hingga 15 hari, tetapi wajib mendaftar dulu ke Kedutaan atau Konsulat Jepang. Registrasi berlaku hingga 3 tahun. Paspor biasa bisa mengajukan eVisa. Cek ketentuan terbaru di situs Kedutaan Besar Jepang.
  • Visit Japan Web: Isi data imigrasi dan bea cukai sebelum terbang untuk mempercepat proses di bandara.
  • Internet: Pasang eSIM Jepang sebelum berangkat supaya Google Maps dan aplikasi kereta langsung jalan saat mendarat.
  • Aplikasi: Lihat daftar lengkap di artikel aplikasi wajib ke Jepang.

 

Ringkasan Rute

HariKotaFokus
1TokyoTiba, Shinjuku
2TokyoAsakusa, Akihabara, Ueno
3TokyoShibuya, Harajuku, Odaiba
4KyotoShinkansen, Fushimi Inari, Gion
5KyotoArashiyama, Kinkaku-ji
6Osaka (via Nara)Rusa Nara, Dotonbori
7OsakaOsaka Castle, pulang

 

Hari 1 — Tiba di Tokyo, Malam di Shinjuku

Mendarat di Haneda atau Narita, lalu naik kereta atau limousine bus ke hotel. Sore hari, jalan ke Shinjuku: Omoide Yokocho untuk yakitori, lalu lihat pemandangan malam gratis dari observatorium Tokyo Metropolitan Government Building.

 

Hari 2 — Asakusa, Akihabara, Ueno

Pagi ke Senso-ji dan Nakamise-dori sebelum ramai. Siang ke Akihabara untuk elektronik dan anime. Sore santai di Taman Ueno dan belanja di Ameyoko.

 

Hari 3 — Shibuya, Harajuku, Odaiba

Mulai dari Meiji Jingu, lanjut Takeshita-dori di Harajuku. Siang menyeberang Shibuya Crossing dan naik ke Shibuya Sky (pesan tiket online). Malam ke Odaiba untuk melihat Rainbow Bridge.

 

Hari 4 — Shinkansen ke Kyoto

Naik Shinkansen Nozomi dari Tokyo ke Kyoto (sekitar 2 jam 15 menit). Simpan koper di loker stasiun atau kirim dengan layanan takkyubin. Sore ke Fushimi Inari untuk ribuan gerbang torii, malam jalan di Gion dan Pontocho.

 

Hari 5 — Arashiyama dan Kinkaku-ji

Datang ke Hutan Bambu Arashiyama sebelum jam 8 pagi supaya tidak terlalu ramai. Lanjut Tenryu-ji, lalu siang ke Kinkaku-ji (Paviliun Emas). Sore ke Kiyomizu-dera dan jalan menurun di Sannenzaka.

 

Hari 6 — Nara, lalu Osaka

Pagi naik kereta ke Nara (sekitar 45 menit) untuk Taman Nara dan Todai-ji. Sore lanjut ke Osaka. Malam wajib ke Dotonbori: takoyaki, okonomiyaki, dan papan Glico yang ikonik.

 

Hari 7 — Osaka Castle dan Pulang

Pagi ke Osaka Castle, lalu belanja oleh-oleh di Shinsaibashi atau Kuromon Market. Dari Kansai International Airport (KIX), terbang pulang. Rute ini sengaja dibuat open-jaw (masuk Tokyo, keluar Osaka) agar tidak perlu kembali ke Tokyo.

 

Perlu JR Pass atau Tidak?

Untuk rute satu arah Tokyo–Kyoto–Osaka, JR Pass nasional 7 hari umumnya tidak lebih hemat sejak harganya naik pada 2023. Tiket Shinkansen satu kali jalan Tokyo–Kyoto biasanya lebih murah. Hitung dulu dengan kalkulator tarif sebelum membeli pass.

Untuk transportasi dalam kota, gunakan kartu IC seperti Suica atau ICOCA. Panduannya ada di artikel aplikasi transportasi & pembayaran di Jepang.

 

Estimasi Biaya (di luar tiket pesawat)

PosPerkiraan per orang
Hotel bisnis/hostel (6 malam)¥48.000–¥90.000
Shinkansen Tokyo–KyotoSekitar ¥14.000
Transportasi kota & Nara¥8.000–¥12.000
Makan (3x sehari)¥3.500–¥6.000/hari
Tiket atraksi¥5.000–¥8.000

Harga bisa berubah mengikuti musim. Musim sakura (akhir Maret–awal April) dan momiji (November) paling mahal.

 

Internet Selama di Jepang

Wi-Fi gratis ada di stasiun besar dan minimarket, tetapi tidak selalu stabil. Karena itinerary ini sangat bergantung pada Google Maps dan jadwal kereta, eSIM adalah pilihan paling praktis. Paket eSIM Jepang EZYM mulai sekitar Rp34 ribu dan mendukung hotspot.

 

FAQ

Kapan waktu terbaik ke Jepang?
Musim semi (Maret–Mei) dan gugur (Oktober–November) punya cuaca paling nyaman. Hindari Golden Week (akhir April–awal Mei) jika ingin lebih sepi.

Apakah 7 hari cukup untuk Tokyo, Kyoto, dan Osaka?
Cukup untuk kunjungan pertama dengan ritme sedang. Jika ingin lebih santai, tambah 1–2 hari di Kyoto.

Berapa kuota internet yang dibutuhkan 7 hari di Jepang?
Sekitar 5–10 GB untuk pemakaian Maps, chat, dan media sosial.

 

Amankan koneksi sebelum berangkat. Pilih eSIM Jepang di EZYM.