- 15 Oct 2026
Itinerary Keliling Asia Tenggara 14 Hari: Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam
Keliling Asia Tenggara adalah "trip besar" pertama favorit traveler Indonesia. Alasannya jelas: bebas visa untuk WNI di negara-negara ASEAN, tiket pesawat murah, dan budaya yang tidak terlalu asing. Dalam 14 hari, Anda bisa mengunjungi empat negara dengan ritme yang tetap nyaman.
Hal yang Perlu Disiapkan
- Visa: Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam memberlakukan bebas visa kunjungan singkat untuk WNI. Durasi bebas visa berbeda per negara dan bisa berubah, jadi cek sebelum berangkat.
- Kartu kedatangan digital: Singapura mewajibkan SG Arrival Card, Malaysia punya MDAC, dan Thailand punya TDAC. Isi online dalam beberapa hari sebelum tiba.
- Paspor: masa berlaku minimal 6 bulan dari tanggal kepulangan.
- Internet: satu eSIM Asia EZYM (18 negara, mulai sekitar Rp42 ribu) lebih praktis daripada membeli empat SIM card berbeda.
Ringkasan Rute
| Hari | Kota | Transportasi masuk |
|---|---|---|
| 1–2 | Singapura | Pesawat dari Indonesia |
| 3–4 | Kuala Lumpur | Bus (5–6 jam) atau pesawat |
| 5–7 | Bangkok | Pesawat (sekitar 2 jam) |
| 8–9 | Chiang Mai | Kereta malam atau pesawat |
| 10–11 | Hanoi & Ha Long Bay | Pesawat |
| 12–14 | Ho Chi Minh City | Pesawat domestik |
Hari 1–2: Singapura
Marina Bay Sands, Gardens by the Bay (Supertree Grove gratis, pertunjukan lampu malam), Chinatown, dan Kampong Glam untuk makanan halal di sekitar Masjid Sultan. Gunakan kartu kredit contactless langsung di MRT.
Hari 3–4: Kuala Lumpur
Menara Petronas dan KLCC Park, Batu Caves di pagi hari sebelum panas, Bukit Bintang untuk kuliner malam, dan Masjid Negara. Transportasi termudah adalah LRT dan aplikasi Grab.
Hari 5–7: Bangkok
Grand Palace dan Wat Pho di hari pertama, perahu Chao Phraya ke Wat Arun, pasar akhir pekan Chatuchak, lalu malam di Chinatown Yaowarat atau rooftop bar. Pakai BTS/MRT untuk menghindari macet.
Hari 8–9: Chiang Mai
Kota tua yang lebih tenang. Kunjungi Doi Suthep, Old City dengan puluhan kuil, dan Sunday Walking Street. Pilih suaka gajah yang etis tanpa atraksi menunggang.
Hari 10–11: Hanoi dan Ha Long Bay
Old Quarter Hanoi, Danau Hoan Kiem, dan kopi telur khas Hanoi. Ambil tur 1 hari atau menginap semalam di kapal di Ha Long Bay.
Hari 12–14: Ho Chi Minh City
Cu Chi Tunnels, War Remnants Museum, Ben Thanh Market, dan day trip ke Delta Mekong. Terbang pulang dari Tan Son Nhat.
Estimasi Biaya (Gaya Mid-Budget)
| Pos | Perkiraan per orang (14 hari) |
|---|---|
| Tiket pesawat antarnegara (4–5 rute budget airline) | Rp3–5 juta |
| Akomodasi (13 malam, hotel/hostel) | Rp5–9 juta |
| Makan | Rp150–300 ribu/hari |
| Transportasi lokal & tur | Rp2–3,5 juta |
*Belum termasuk tiket pesawat dari dan ke Indonesia. Singapura adalah pos termahal, sementara Vietnam dan Chiang Mai paling hemat.
Tips Hemat dan Praktis
- Pesan tiket budget airline jauh hari dan perhatikan batas bagasi kabin.
- Pakai Grab di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam dengan satu akun yang sama.
- Gunakan kartu debit/kredit bebas biaya transaksi luar negeri dan tarik tunai secukupnya.
- Pakai satu eSIM regional. Tidak perlu repot mengganti kartu di setiap perbatasan, dan nomor Indonesia tetap aktif.
Ingin versi yang lebih ringkas? Lihat juga destinasi solo traveling terbaik di Asia.
FAQ
Apakah WNI butuh visa ke Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam?
Tidak untuk kunjungan wisata singkat. Namun durasi bebas visa berbeda per negara, jadi cek aturan terbaru.
Berapa kuota yang dibutuhkan selama 14 hari?
Sekitar 10–15 GB untuk pemakaian Maps, Grab, chat, dan media sosial.
Apakah satu eSIM bisa dipakai di keempat negara?
Bisa, dengan paket regional Asia. Cek daftar negara yang tercakup di halaman paket sebelum membeli.
Satu eSIM untuk seluruh perjalanan. Cek paket eSIM Asia EZYM!