Travel Stories

  • 27 Jul 2026

Kota-Kota Asia yang Masih Sepi Turis tapi Wajib Dikunjungi

Bangkok, Tokyo, dan Singapura memang selalu jadi tujuan utama traveler Indonesia ke Asia. Tapi kalau kamu udah beberapa kali ke sana dan mulai cari suasana baru yang masih segar dan belum terlalu ramai, Asia sebenarnya masih punya banyak kota tersembunyi yang gak kalah menarik.

Kota-kota ini menawarkan kombinasi budaya lokal yang masih kental, harga yang lebih ramah di kantong, dan yang paling penting: belum dipenuhi turis. Berikut kota-kota di Asia yang masih sepi turis tapi layak masuk itinerary liburan berikutnya.

 

Kenapa Perlu Coba Destinasi Asia yang Belum Ramai

  • Waktu tempuh lebih dekat dibanding Eropa atau Amerika, jadi cocok untuk liburan singkat.
  • Biaya hidup lebih murah dibanding destinasi Asia yang sudah sangat populer.
  • Suasana lebih otentik, karena budaya lokal belum banyak berubah demi menyesuaikan selera turis massal.
  • Konten yang lebih fresh untuk kamu yang suka berbagi cerita perjalanan, karena belum terlalu banyak dibahas kreator lain.

 

Rekomendasi Kota di Asia yang Masih Sepi Turis

  1. Kuching, Malaysia — perpaduan budaya Dayak, kuliner unik, dan suasana kota yang lebih santai dibanding Kuala Lumpur.
  2. Luang Prabang, Laos — kota kecil dengan kuil-kuil Buddha yang tenang dan suasana kolonial Prancis yang masih terasa.
  3. Hoi An, Vietnam — kota tua dengan lampion warna-warni, meski mulai dikenal tapi masih jauh lebih sepi dibanding Hanoi atau Ho Chi Minh.
  4. Siem Reap, Kamboja — gerbang menuju Angkor Wat dengan suasana kota yang masih santai dan harga terjangkau.
  5. Kaohsiung, Taiwan — alternatif Taipei dengan pelabuhan indah dan suasana kota yang lebih rileks.
  6. Jeonju, Korea Selatan — desa hanok tradisional yang menawarkan pengalaman budaya Korea yang lebih otentik dibanding Seoul.
  7. Kanazawa, Jepang — sering disebut "Kyoto kecil" dengan taman tradisional dan distrik geisha yang masih sepi turis asing.
  8. Vientiane, Laos — ibu kota yang justru lebih tenang dibanding kota-kota besar Asia Tenggara lainnya.

 

Tabel Perbandingan Estimasi Budget

KotaEstimasi Biaya Harian (akomodasi + makan)Waktu Terbaik Berkunjung
KuchingRp 400.000 - Rp 700.000Mei-Oktober
Luang PrabangRp 300.000 - Rp 600.000November-Februari
Hoi AnRp 350.000 - Rp 650.000 Februari-April
Siem ReapRp 350.000 - Rp 600.000November-Februari
KaohsiungRp 500.000 - Rp 900.000Oktober-Maret
Jeonju Rp 500.000 - Rp 850.000April-Mei, Oktober-November
KanazawaRp 700.000 - Rp 1.200.000Maret-Mei, Oktober-November
Vientiane Rp 300.000 - Rp 550.000November-Februari 

 

Tips Liburan ke Kota Underrated di Asia

  • Riset transportasi lokal lebih dulu, karena beberapa kota kecil ini punya akses transportasi umum yang lebih terbatas dibanding kota besar.
  • Bawa uang tunai secukupnya, karena tidak semua tempat di kota kecil menerima pembayaran digital.
  • Pastikan koneksi internet stabil untuk navigasi, karena Google Maps offline saja kadang kurang detail untuk jalan-jalan kecil di kota yang belum terlalu banyak dipetakan turis. Cek pilihan eSIM EZYM sesuai negara tujuan supaya tetap terhubung sepanjang perjalanan.
  • Pelajari sedikit bahasa lokal, karena penggunaan bahasa Inggris di kota-kota kecil ini biasanya lebih terbatas dibanding kota besar.

 

FAQ

1. Kota mana di Asia yang paling murah untuk liburan?
Vientiane (Laos) dan Luang Prabang termasuk yang paling terjangkau, dengan biaya harian jauh lebih rendah dibanding destinasi Asia populer seperti Bangkok atau Singapura.

2. Apakah kota-kota ini cocok untuk solo traveling?
Sebagian besar cocok, terutama Kuching, Hoi An, dan Kanazawa yang punya infrastruktur wisata cukup baik meski belum terlalu ramai turis.

3. Apakah perlu visa untuk mengunjungi kota-kota ini?
Tergantung negara. Malaysia, Vietnam, dan sebagian negara ASEAN umumnya bebas visa kunjungan singkat untuk WNI, sementara Jepang dan Korea Selatan punya aturan visa terpisah yang perlu dicek sebelumnya.

4. Apa keuntungan liburan ke kota yang belum ramai turis?
Selain harga lebih terjangkau, kamu juga dapat pengalaman budaya yang lebih otentik dan suasana yang lebih tenang tanpa perlu berebut spot dengan banyak turis lain.

 

Kota-kota di Asia yang masih sepi turis ini membuktikan bahwa liburan berkesan gak selalu harus ke destinasi yang sudah terlalu populer. Dengan biaya lebih hemat dan suasana yang lebih personal, destinasi-destinasi ini layak masuk itinerary liburan kamu berikutnya.

Sebelum berangkat, pastikan koneksi internet kamu siap dari hari pertama. Cek pilihan eSIM EZYM untuk berbagai negara Asia supaya navigasi dan komunikasi tetap lancar meski menjelajah kota yang belum terlalu banyak dipetakan turis lain.